Indramayu Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Tampung 1.000 Siswa

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Pekerjaan Umum sepakat mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Proyek ini dirancang sebagai sekolah berasrama yang mampu menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan lokasi pembangunan telah ditetapkan setelah melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia menilai percepatan pembangunan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayahnya. “Semoga infrastruktur Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu, dan memberikan lingkungan belajar yang sehat, aman, serta inspiratif bagi anak-anak Indramayu,” ujarnya.

Dari pihak pelaksana, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat menyatakan kesiapan untuk merealisasikan proyek tersebut. Perwakilan satker, Toni Hendratno, menegaskan pembangunan akan dilakukan secara optimal agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat. “Kami siap melaksanakan pembangunan ini dan menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin,” katanya.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan inklusif, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Model sekolah berasrama dipilih untuk memastikan siswa mendapatkan fasilitas belajar yang memadai, termasuk lingkungan pendidikan yang terintegrasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus mendorong pemerataan pendidikan melalui pembangunan infrastruktur dan program afirmasi. Sekolah Rakyat di berbagai daerah diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dari sisi dampak, pembangunan Sekolah Rakyat dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan layak. Selain itu, keberadaan fasilitas berasrama juga berpotensi mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sistem yang lebih terstruktur.

Ke depan, pemerintah daerah bersama Kementerian Pekerjaan Umum akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai target. Setelah rampung, sekolah ini diharapkan segera beroperasi dan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di Indramayu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *