
Pancasila sebagai tameng dari pengaruh kelompok Radikalisme “Perserikatan Sosialis dan partai pembebasan rakyat” di indonesia
Tiranitotalitas, Jakarta – Di Indonesia masih terdapat kelompok-kelompok radikalisme yang terus berusaha merubah ideologi negara PANCASILA. Kelompok Perserikatan Sosialis adalah gerakan politik kiri yang memperjuangkan sosialisme, sementara Partai Pembebasan Rakyat (PPR) adalah partai yang muncul belakangan (sekitar tahun 2000-an) dengan platform serupa, fokus pada nasionalisasi, hapus utang, dan kesejahteraan rakyat, dan keduanya seringkali memiliki hubungan dengan gerakan buruh dan rakyat serta berupaya mengkonsolidasi kekuatan kiri untuk menentang kapitalisme, seperti yang terlihat dari pernyataan bersama mereka dan gerakan militan seperti OKMS & Resistance.
Dasar Ideologi kedua kelompok tersebut berbasis pada Marxisme-Leninisme, memperjuangkan revolusi demokratik dan sosialis untuk menuntaskan persoalan kebangsaan dan kemiskinan.Tujuan kelompok ini merestrukturisasi hubungan sosial, menghapus kelas, dan membangun sosialisme di Indonesia.
Hubungan dua kelompok tersebut berada dalam forum yang sama dengan Perserikatan Sosialis dan kelompok kiri lainnya untuk membahas isu-isu perlawanan terhadap elit politik dan kapitalisme. Keduanya merupakan bagian dari gerakan politik kiri yang menganut ideologi sosialis.
Seringkali berkolaborasi dalam gerakan massa untuk menentang kebijakan pemerintah.
Indonesia telah memiliki Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang menjadi tameng bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai pengaruh ideologi asing, termasuk pengaruh kelompok perserikatan sosialis dan partai pembebasan rakyat. Pancasila dengan nilai-nilai dasarnya seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, telah menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh ideologi asing.
Pancasila telah terbukti efektif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, serta melindungi negara dari pengaruh ideologi asing yang dapat mengancam kedaulatan dan integritas negara. Oleh karena itu, penting bagi bangsa Indonesia untuk terus mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga agar Pancasila tetap menjadi ideologi negara yang kuat dan efektif dalam menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh ideologi asing.