MEWASPADAI PROVOKASI KELOMPOK FRONT MAHASISWA NASIONAL (FMN) PADA PERINGATAN HARI HAK ASASI MANUSIA SEDUNIA PADA 10 DESEMBER 2025

Tiranitotalitas, Jakarta – Menjelang peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia pada 10 Desember 2025, penting bagi kita semua untuk tetap waspada terhadap potensi provokasi yang direncanakan oleh Front Mahasiswa Nasional (FMN). FMN dikenal dengan gaya aksi yang kerap mengarah pada eskalasi ketegangan dan potensi gangguan keamanan.

Sebagai bagian dari komitmen kita dalam memperjuangkan hak asasi manusia secara damai dan konstruktif, mari kita hindari terpancing oleh segala bentuk provokasi yang bisa mengaburkan tujuan mulia kampanye ini. Solidaritas dan kesadaran kolektif harus dijaga agar aksi bersama dapat berjalan tertib, aman, dan fokus pada penyampaian pesan hak asasi manusia dengan cara yang positif.

Pengamat dan peserta aksi diimbau untuk saling mengingatkan dan menjaga ketertiban, serta melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan atau berpotensi memicu konflik. Mari kita sukseskan peringatan Hari HAM Sedunia 2025 dengan semangat yang bersih dari provokasi dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Namun, kita harus ingat, ada kelompok seperti Front Mahasiswa Nasional (FMN) yang berpotensi memanfaatkan momentum ini untuk memicu kerusuhan dan provokasi.

Mari bersama-sama kita tunjukkan bahwa perjuangan kita berbeda! Kita beraksi dengan kepala dingin, hati besar, dan semangat persatuan. Jangan biarkan provokasi mengalihkan fokus kita dari tujuan mulia ini. Setiap langkah kita harus mencerminkan kedamaian dan prinsip hak asasi manusia yang sejati.

Yuk, saling mengingatkan, tetap waspada, dan tolak segala bentuk provokasi. Kita bisa buat suara kita didengar tanpa kekerasan atau kerusuhan. Bersama, kita wujudkan kampanye Hari HAM Sedunia yang damai, aman, dan bermakna. Karena hak asasi manusia adalah untuk semua—bukan untuk kekerasan dan perpecahan.

Masyarakat diminta untuk mewaspadai provokasi FMN (Front Mahasiswa Nasional) yang berencana melakukan aksi bersama untuk kampanye Hari HAM Sedunia pada 10 Desember 2025. FMN telah mengumumkan rencana aksi ini untuk memajukan isu-isu hak asasi manusia, namun perlu diingat bahwa aksi ini dapat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat menimbulkan konflik. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tidak melakukan aksi yang dapat menimbulkan gangguan.

Bagi masyarakat yang ingin menyuarakan pendapat, kami sarankan untuk menggunakan jalur yang benar dan tidak melanggar hukum. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tetap waspada dan tidak terpancing oleh provokasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *